Suara hujan
Bawalah kebisuanmu yang beraroma melati itu Dalam setiap malamku
yang bertabur sunyi Karena wangimu terus menusuk ke dalam celah hidungku
yang terkenang adalah nyanyian pelepas buram menyertai warna abuabu.
Di kamar hujan ini aku sedang berteman dengan setiap cerita tentangmu
Mencoba memperbaiki keindahan rasa di genang kesejatian hatiku
Sedikit cahaya kilat yang berkelit dalam tembok Terserap mata letahku
tanpa sisa Karena aku berharap pintu itu terbuka menyulut api perasaan hatimu
aku ingin tinggal di ruang hujan yang kamu berikan celah di hatimu
hatiku masih mencandamu Aku mengigau,
membuka ruang hujan dan berlari Tanpa henti teriakku
ramah alam Detak badai meluluhkanku
Mataku terpejam, hatiku tetap mencandamu
Kembalilah ke ruang hujan, teriakmu
perlahan tubuhku melayang Mataku masih terpejam Teriakmu semakin
terdengar jauh dan hilang
Komentar
Posting Komentar